Tokoh Inspiratif di Balik Terwujudnya Kerja Sama MoU Bilingual SDK Sang Timur Pasuruan dan UNIKAMA Malang

Keberhasilan terjalinnya kerja sama strategis Program Bilingual antara SDK Sang Timur Pasuruan dan UNIKAMA Malang tidak terlepas dari peran sejumlah tokoh pendidikan yang memiliki visi jauh ke depan dalam mempersiapkan generasi Indonesia menghadapi era global. Di antara tokoh yang menjadi penggerak utama lahirnya kolaborasi ini adalah Dr. Lasim Muzamil, S.Pd., M.Pd. dan Alvonsus Glori Andriatmoko, S.Pd., Gr., M.Pd.. Keduanya dikenal sebagai figur akademisi dan praktisi pendidikan yang memiliki komitmen kuat terhadap peningkatan mutu pendidikan, khususnya dalam pengembangan kompetensi bahasa Inggris dan pembelajaran berorientasi global.

Sebagai Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris UNIKAMA, Dr. Lasim Muzamil telah lama dikenal sebagai akademisi yang aktif mendorong penguatan kualitas pendidikan bahasa Inggris di berbagai jenjang pendidikan. Dengan pengalaman akademik dan kepemimpinan yang dimiliki, beliau meyakini bahwa penguasaan bahasa Inggris merupakan salah satu kompetensi strategis yang harus dimiliki generasi muda Indonesia untuk mampu berkompetisi secara global. Dalam berbagai kesempatan, beliau selalu menekankan bahwa pendidikan bahasa tidak hanya mengajarkan kemampuan berbicara atau menulis, tetapi juga membangun kemampuan berpikir kritis, literasi global, dan komunikasi lintas budaya.

Dalam momentum penandatanganan MoU tersebut, Dr. Lasim Muzamil menyampaikan pandangan yang mencerminkan semangat transformasi pendidikan masa depan. Beliau mengatakan, “A bilingual education program is not only about learning another language; it is about opening doors to global knowledge, international collaboration, and future opportunities.” Pernyataan tersebut memiliki makna bahwa program bilingual bukan sekadar pembelajaran bahasa kedua, tetapi merupakan jembatan yang membuka akses peserta didik terhadap ilmu pengetahuan dunia, kolaborasi internasional, dan peluang masa depan yang lebih luas.

Sementara itu, dari pihak SDK Sang Timur Pasuruan, sosok Alvonsus Glori Andriatmoko tampil sebagai salah satu penggagas utama penguatan mutu pendidikan berbasis inovasi di lingkungan Yayasan Karya Sang Timur Indonesia. Sebagai Ketua Tim Pengembang Mutu Pendidikan Yayasan Karya Sang Timur Indonesia, beliau secara konsisten mendorong transformasi sekolah melalui penguatan budaya mutu, implementasi pembelajaran mendalam (deep learning), pengembangan sekolah bilingual, serta peningkatan kompetensi guru yang berkelanjutan.

Menurut Alvonsus Glori Andriatmoko, pendidikan masa depan harus mampu menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul dalam aspek akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, kemampuan komunikasi global, kreativitas, serta kepedulian sosial. Beliau menyampaikan, “Our mission is to prepare students not only for examinations but for life, leadership, and global citizenship.” Pernyataan tersebut bermakna bahwa misi pendidikan tidak berhenti pada keberhasilan peserta didik dalam ujian, tetapi lebih jauh mempersiapkan mereka untuk kehidupan, kepemimpinan, dan peran sebagai warga dunia yang bertanggung jawab.

Kolaborasi yang terbangun antara Dr. Lasim Muzamil dan Alvonsus Glori Andriatmoko menjadi contoh nyata bagaimana sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah dapat menghasilkan program yang berdampak langsung bagi peningkatan kualitas pendidikan. Keduanya memiliki kesamaan visi bahwa pendidikan harus bergerak melampaui batas-batas konvensional dan mampu menjawab tantangan revolusi teknologi, transformasi digital, serta kebutuhan kompetensi global abad ke-21.

Dalam perspektif mutu pendidikan, kerja sama ini menjadi semakin kuat karena dilandasi oleh komitmen dua institusi yang memiliki budaya akademik unggul. Fakultas Bahasa dan Sastra UNIKAMA yang terakreditasi unggul dan SDK Sang Timur Pasuruan sebagai sekolah PRIME sekaligus satu-satunya sekolah dasar bilingual di Kota Pasuruan memiliki kesamaan orientasi dalam menghasilkan lulusan yang berkualitas dan berdaya saing. Oleh karena itu, MoU ini tidak hanya menjadi dokumen kerja sama formal, tetapi juga menjadi peta jalan strategis untuk pengembangan pendidikan bilingual yang berkelanjutan.

Banyak pihak menilai bahwa keberhasilan terwujudnya MoU ini merupakan hasil dari kepemimpinan visioner kedua tokoh tersebut yang mampu membangun komunikasi, kepercayaan, dan semangat kolaborasi antar lembaga. Kehadiran mereka menjadi inspirasi bahwa perubahan besar dalam dunia pendidikan selalu dimulai dari keberanian untuk bermimpi besar, berpikir maju, dan bekerja bersama demi masa depan peserta didik.

Melalui kemitraan ini, Dr. Lasim Muzamil dan Alvonsus Glori Andriatmoko menunjukkan bahwa pendidikan berkualitas tidak dapat dibangun secara sendiri-sendiri. Diperlukan jejaring, kolaborasi, dan komitmen bersama untuk menciptakan ekosistem pembelajaran yang unggul. Semangat yang mereka hadirkan sejalan dengan harapan bahwa setiap peserta didik SDK Sang Timur Pasuruan kelak akan tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, mampu berkomunikasi dalam bahasa internasional, serta siap menjadi pemimpin masa depan Indonesia di tingkat global.

Sebagaimana ungkapan yang mencerminkan semangat kerja sama tersebut, “Great partnerships create greater opportunities for students.” Artinya, kemitraan yang hebat akan melahirkan peluang yang lebih besar bagi peserta didik. Kalimat ini menjadi refleksi atas dedikasi dan kontribusi kedua tokoh inspiratif tersebut dalam menghadirkan pendidikan yang relevan, bermutu, dan berorientasi pada masa depan.

Scroll to Top